8 Cara Merawat Komputer Agar Performa Tetap Optimal

Daftar Isi
tips simpel merawat komputer sendiri

Komputer ialah perangkat serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Browsing, nonton film, main game sampai mengerjakan tugas pun bisa dilakukan perangkat yang satu ini. Tentu sedikit banyak kalian juga terbantu kan?

Baca juga: Pilih Mana? PC Built Up Atau PC Rakitan?

Mengingat kemajuan teknologi yang pesat seperti sekarang komputer sudah bisa dibilang sebagai prioritas bagi sebagian besar orang. Dengan begitu penggunaannya juga semakin banyak yang jelas membuat komputer bekerja ekstra daripada biasanya. Untuk itu diperlukan perawatan rutin agar komputer selalu dalam keadaan prima dan tetap terjaga performanya.

Pentingnya Merawat Komputer

Sebagian orang hanya menganggap ini hal sepele yang tidak perlu dilakukan. Tapi menurut saya, merawat komputer itu mutlak dilakukan. Kenapa? Ya untuk menjaga performanya seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Nah, berikut 5 tips merawat komputer yang bisa kamu lakukan:

1. Defrag Harddisk

Defrag harddisk berfungsi untuk menata ulang file-file yang ada di dalam sebuah komputer. Perlu diketahui, setiap kamu melakukan instal/hapus aplikasi, copy/paste serta memindahkan folder dari satu partisi ke partisi lain akan membuat file yang sudah tertata pada tempatnya jadi berpindah.

Baja juga: Cara Aman Eject Hard Disk Eksternal

Ibarat sebuah perustakaan yang menggolongkan buku dalam kategori-kategori agar mudah ditemukan. Jika buku ditempatkan tidak sesuai dengan kategorinya tentu akan susah mencarinya bukan? Nah, defrag harddisk bisa diartikan untuk mengembalikan buku-buku tersebut pada kategori masing-masing. Jadi proses pencarian data akan lebih cepat.

2. Uninstall Aplikasi


Aplikasi apa yang perlu di-uninstall? Cukup uninstall aplikasi yang sekiranya tidak kamu perlukan karena selain jarang dipakai dan tidak "terlalu berguna", terlalu banyak aplikasi hanya akan membuat sesak ruang penyimpanan komputermu. Seumpama kamu punya 2 browser katakanlah Google Chrome dan Mozilla Firefox. Kamu bisa uninstall browser yang tidak kamu pakai. Cukup gunakan aplikasi yang kamu butuhkan saja.

3. Bersihkan System Unit

System unit atau yang lebih akrab dengan CPU merupakan bagian terpenting dalam sebuah komputer. Di dalamnya terdapat berbagai pheriperal (processor, ram, harddisk) yang membuat komputermu bisa bekerja. Setelah penggunaan dalam jangka waktu lama membuat system unit dipenuhi dengan debu. Bongkar dan bersihkan jeroannya dari debu terutama bagian kipas. Lakukan peembersihan ini secara berkala sekitar 6 bulan - 1 tahun sekali (tergantung penggunaan).

Baca juga: Kapasitas RAM Komputer Tidak Sama? Baguskah?

4. Instal Antivirus

Ini yang kebanyakan orang sering lupa bahkan menganggapnya "tidak penting". Antivirus menurut saya merupakan aplikasi yang wajib ada di setiap komputer. Seperti namanya, antivirus dibuat untuk menangkal virus dan program jahat yang bisa membahayakan komputer dan file di dalamnya. Gunakan 1 antivirus utama (avg, avast, avira dll) dan 1 antivirus sampingan seperti Smadav untuk proteksi tambahan.

5. Buat Ground

Pernah merasa kesetrum saat memegang casing komputer? jika iya, kamu perlu membuat Ground. Ground atau Grounding adalah cara yang dilakukan untuk menetralisir aliran arus listrik pada system unit. Gunakan kabel tembaga dan lilitkan dengan baut pada casing dan tancapkan kabel tersebut ke dalam tanah atau tembok.

6. Perhatikan Suhu Ruangan

Akan lebih baik jika kalian meletakkan komputer di tempat yang suhunya stabil dan tidak terlalu panas. Usahakan tempat tersebut dingin dan terdapat ventilasi udara yang bagus. Memang poin ini tidak seberapa penting, namun akan tetap bisa memaksimalkan kinerja komputer yang kamu miliki.

7. Matikan Komputer dengan Benar

Jangan pernah sekali-sekali kamu mematikan komputer dengan cara menekan tombol power. Hal tersebut memang lebih cepat, namun jelas memiliki dampak buruk, misal hard disk bad sector. Akan lebih baik jika kamu mematikan komputer menggunakan fitur 'shutdown'. Dengan melakukan shutdown, sistem akan menghentikan semua proses yang sedang berjalan baru kemudian komputer mati.

8. Hapus Cache dan File Sampah

Cache sendiri adalah tempat menyimpan data sementara, jadi saat data tersebut dibutuhkan kembali, proses pemanggilannya akan lebih cepat. Cache biasa ada di browser. Jadi semakin lama kamu browsing dan membuka halaman website, cache akan semakin menumpuk. Ini sebenarnya bukan suatu masalah, hanya saja tetap perlu dibersihkan secara berkala.

Kamu bisa menggunakan aplikasi pihak ke-3 untuk lebih mudahnya, gunakan CCleaner. Aplikasi buatan Piriform tersebut terbukti ampuh membersihkan cache dari banyak broswer sekaligus. Selain cache, aplikasi ini juga punya fitur 'registry fix' untuk menghapus registry yang sudah tidak digunakan. Bermanfaat sekali bukan?

Selanjutnya adalah file sampah, ini bisa juga disebut aplikasi atau file yang sudah tidak kamu butuhkan. Jadi daripada memenuhi ruang penyimpanan, mening dihapus saja. Percayalah, ruang penyimpanan yang lega juga berpengaruh pada performa komputer.

Itulah 8 cara merawat komputer yang baik dan benar. Jika ada yang kurang, boleh share pendapat kalian di kolom komentar. Terimakasih.