Lebih Baik Beli Game Fisik atau Digital?

Daftar Isi
game fisik vs digital lebih bagus yang mana?

Video game sudah ada sejak lama bahkan sebelum kalian lahir, mungkin. Saya sendiri merupakan gamer angkatan 2019 yang kala itu mencicipi Nintendo dan Sega sebagai dua konsol game pertama yang saya punya. Hal tersebut terus berlanjut sampai kini di tahun 2019 konsol yang saya mainkan adalah PlayStation 4. Eniwei, saya juga memiliki PC jadul yang sesekali masih suka dipakai main game.

Selain konsol dan PC, game mobile pun saat ini begitu digandrungi banyak kalangan. Alasan utamanya jelas karena fleksibilitas dan bisa dikatakan setiap orang memiliki smartphone di jaman yang serba modern seperti sekarang. Bahkan, konsol hybrid macam Nintendo Switch pun sudah sangat biasa saat ini, meski masih sangat segmented.

Kembali ke topik, sebagai gamer (terutama konsol), kamu lebih memilih beli game lewat jalur distribusi fisik atau digital? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang sebenarnya tidak bisa di-compare. Tapi, coba kita bedah lebih dalam dua-duanya.

Game Fisik vs Digital

Versi fisik saat ini masih diminati banyak gamer, terutama mereka pemain konsol seperti PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch. Game fisik masih diminati karena bisa dikoleksi dan bisa dijual kembali saat bosan atau sudah tamat. Berbeda dengan game yang didistribusikan lewat jalur digital yang mana game tersebut akan melekat pada akun cloud masing-masing platform yang kamu miliki. Dengan kata lain, game digital tidak bisa dipindahtangankan (dijual) ke orang lain.

game fisik adalah game berbentuk kepingan BD (Blu-ray-disc)

Kelebihan Game Fisik

Berikut beberapa faktor kenapa kamu harus beli game fisik:

1. Bisa Dikoleksi

Untuk kamu yang merupakan kolektor, tentunya game fisik memiliki nilai magis yang jauh lebih tinggi. Kamu bisa memegang, memajang, atau sekali-sekali pamer di sosmed koleksi game milikmu. Hal ini menjadi kepuasan tersendiri karena uang yang kamu bayarkan kesannya tidak hilang begitu saja (barang yang dibeli ada wujudnya).

2. Bisa Dijual Kembali

Sekalipun kamu bukan kolektor, bukan berarti game fisik bukan pilihan yang bijak. Justru membeli game fisik akan lebih menguntungkan karena bisa kamu jual kembali saat game tersebut sudah selesai kamu mainkan, atau mungkin terlanjur beli tapi tidak cocok dengan gameplay yang diusung. Uang yang didapatkan dari penjualan game bekas bisa digunakan kembali untuk membeli judul game baru.

3. Tidak Perlu Download

Asiknya game fisik itu kamu tidak perlu download data game sebelum instal, karena semua data game sudah tersimpan rapi di dalam BD (Blu-ray Disc). Hal ini sangat cocok untuk kamu yang tidak memiliki internet rumah (WiFi). Kan boncos juga kalau harus download game pakai kuota. Apalagi ukuran game jaman sekarang terbilang cukup besar, sekitar 20 - 60 GB per game-nya.

Kekurangan Game Fisik

Berikut beberapa faktor kenapa kamu jangan beli game fisik:

1. Berpotensi Rusak

Game konsol (PS4 dan Xbox One) berbentuk kepingan BD sedangkan Nintendo Switch mengadopsi sistem cartridge (seperti SD Card). Semakin sering kamu memainkannya, semakin besar juga kemungkinan sebuah BD atau cartridge rusak, bisa baret atau kotor. Hal tersebut cukup mengerikan karena harga 1 buah game fisik terbilang tidak murah.

2. Cenderung Ribet

Setiap kamu ingin main game, kamu harus selalu memasukkan kepingan BD ke dalam konsol. Begitu juga ketika sudah selesai atau mau ganti game lain, kamu harus mengeluarkannya dan memasukkan kembali. Ribet!

3. Membutuhkan Banyak Tempat

Kamu juga harus menyediakan tempat lega untuk menyimpan seluruh game fisik yang kamu miliki. Semakin sering kamu beli game, semakin luas juga area yang kamu butuhkan.

game digital adalah game yang didownload

Kelebihan Game Digital

Berikut beberapa faktor kenapa kamu harus beli game digital:

1. Banyak Diskon

Ini merupakan daya tarik utama saya saat membeli game dalam versi digital. Dalam 1 tahun sendiri, ada banyak momen diskon yang pastinya menawarkan harga menggiurkan. Misalnya saja saat Summer Sale, Black Friday, Winter Sale, dan lain sebagainya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan game dengan harga yang jauh lebih murah daripada versi fisik yang jarang ada diskon.

2. Anti Rusak

Karena bersifat digital, game bisa kamu download dan instal kapanpun kamu mau tanpa perlu takut rusak. Misalnya saat sudah selesai dimainkan, game yang bersangkutan kamu hapus. Dan ternyata, suatu saat kamu ingin memainkannya lagi, ya tinggal download dan instal lagi. Tidak ada istilah BD (Blu-ray Disc) baret, lecet, atau patah disini.

3. Praktis

Game digital juga terkesan praktis karena kamu tidak perlu memasukkan dan mengeluarkan BD dari konsol. Ingin main yang tinggal klik saja dan game akan mulai seketika.

4. Langganan Berbayar

Demi menggaet pengguna yang lebih besar sekaligus memanjakan game, setiap platform terkadang memiliki langganan library game. Apa yang saya maksud disini ialah layanan semisal Xbox Game Pass atau EA Access. Kedua layanan tersebut mengharuskanmu membayar sejumlah uang yang bisa dibayarkan bulanan atau tahunan (lebih murah).

Dengan berlangganan, kamu bisa memainkan aneka game yang ada dalam list Game Pass tersebut. Sistem ini terbilang menguntungkan untuk semua pihak. Gamer diuntungkan karena bisa memainkan banyak judul game dengan biaya langganan yang relatif lebih murah daripada membeli game langsung. Developer juga diuntungkan karena bisa mengangkat kembali judul game yang penjualannya menurun. Publisher selaku pemilik layanan juga sama-sama diuntungkan karena memiliki pemasukan lebih dari sistem langganan berbayar ini.

Kekurangan Game Digital

Berikut beberapa faktor kenapa kamu jangan beli game digital:

1. Download dan Instal

Hal paling menyebalkan dari game digital ialah kamu harus mengunduh data yang lumayan besar sebelum bisa memainkan game. Jika game tersebut suatu saat kamu hapus dan ingin kamu mainkan lagi, proses download tadi harus kamu lewati lagi. Selain lama, kamu harus memiliki setidaknya jaringan internet unlimited dan stabil. Kalau tidak, tentu masalah ini akan jadi beban yang begitu menjengkelkan.

2. Tidak bisa Dijual

Karena game melekat dengan akun, game yang kamu miliki tidak bisa kamu uangkan (jual) kalau sudah tamat atau bosan. Selamanya game digital akan terus melekat di akunmu, kecuali kalau pemilik layanan bangkrut dan menutup layanannya. Memang ada fitur sharing account seperti di PS4, tapi tidak saya rekomendasikan karena resiko keamanan.

Kesimpulan

mana yang lebih baik antara ps4, xbox, dan switch?

Sebenarnya mau pilih fisik atau digital itu sama saja, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau saya pribadi selalu ambil game fisik sebagai opsi utama, atau jika game yang ingin saya beli memiliki gameplay yang mengutamakan single player. Hal tersebut bertujuan agar BD awet dan tidak cepat rusak.

Untuk game digital sendiri saya juga tidak ada masalah, opsi ini biasanya saya pilih kalau sedang ada event diskon. Jadi, game yang diincar bisa didapatkan dengan harga lebih miring. Untuk game yang tidak ada tamatnya seperti Monster Hunter World, saya juga lebih memilih digital untuk alasan keawetan BD. Lagian, game seperti MHW sayang untuk dijual karena bisa dimainkan setiap saat dalam mode apapun, entah itu quest atau sekedar free roam.

Popularitas game fisik sendiri lebih tinggi di kalangan gamer konsol. Sedangkan para gamer PC lebih banyak condong ke platform digital sebagai pilihan. Kalau kamu sendiri, lebih suka game fisik atau game digital?