Tool Terbaik Untuk Root Android Tanpa PC

Daftar Isi
mengunduh file untuk root android

TeknoSee.com - Penggunaan smartphone dengan sistem operasi Android sekarang ini sudah sangat banyak. Tidak heran sih karena Android memang sistem operasi mobile terpopuler jika dibandingkan dengan iOS dan Windows Phone. Android sendiri punya satu kelebihan yang membuatnya unggul, yaitu adanya hak akses admin atau Root.

Dengan melakukan rooting, kamu akan mendapatkan hak akses admin atas Android yang kamu gunakan. Dengan kata lain, kamu bebas melakukan apapun termasuk menghapus aplikasi bawaan, instal segala jenis aplikasi atau sekedar melakaukan tweak sederhana untuk meningkatkan performa.

Tapi akses root ini tidak bisa kamu dapatkan serta merta. Ada proses yang harus kamu lakukan untuk mendapatkannya. Caranya pun beragam, bisa menggunakan bantuan desktop (komputer) atau langsung dilakukan dari Android itu sendiri. Di artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana mendapat hak akses root tanpa bantuan PC. Saya menggunakan 2 rooting tool terbaik (menurut saya) yaitu Framaroot dan King Root.

1. Framaroot

root android devices without computer

Framaroot ini adalah aplikasi kecil yang sangat populer digunakan untuk melakukan rooting. Setau saya ini adalah tool pertama yang mempopulerkan root via mobile tanpa bantuan PC. Silahkan cek kompabilitas jenis smartphone kamu sebelum menggunakan karena Framaroot belum support semua jenis dan merk smartphone.

Cara menggunakannya juga sangat mudah, cukup instal dan buka aplikasinya saja. Setelah membuka aplikasi, kamu akan disuguhkan dua pilihan yaitu Aragorn dan Gandalf. Pilih salah satu (bebas). Kalau Aragorn gagal silahkan pilih Gandalf dan begitu sebaliknya.

Jika jenis smartphone yang kamu pakai di-support Framaroot, makan proses rooting akan berjalan. Setelah selesai, restart ponsel dan kamu akan menemukan aplikasi Super SU dalam list aplikasimu yang menandakan proses root berhasil.


2. King Root

best one click root tool

Rooting tool dengan semboyan "The Best One Click Android Root Tool" ini bisa bisa dikatakan merupakan penerus dari Framaroot, meskipun beda developer. King Root memiliki tampilan yang lebih friendly dibanding Framaroot. King Root juga memiliki keunggulan lain seperti hibernate aplikasi, hapus bloatware juga bisa melakukan unroot.

Seperti semboyannya, kamu hanya perlu satu klik saja untuk nge-root Androidmu. Setelah membuka aplikasi, kamu akan disuguhkan tombol besar bertuliskan "Try to Root". Tekan tombol tersebut dan King Root akan melakukan verifikasi apakah perangkat yang kamu gunakan bisa di-root atau tidak. Selanjutnya tinggal tunggu saja sampai selesai.

Untuk lebih memaksimalkan performa, kamu bisa menyandingkan King Root dengan Purify. Purify ini digunakan untuk manajemen aplikasi (block autostart, hapus bloatware dll). Tujuan utamanya adalah untuk menghemat baterai.


Kesimpulan

Keduanya baik Framaroot atau King Root sama-sama bagus kok, tinggal cocoknya sama yang mana. Sebenarnya ada rooting tool lain seperti Towel Root, tapi saya lebih suka kedua tool di atas. Jika kalian punya rekomendasi lain itu sah-sah saja.

Buat kamu masih ragu untuk rooting, kamu bisa coba aplikasi yang namanya MoboClean. MoboClean adalah alternatif untuk mendapatkan akses root tanpa root.