Morrtal Kombat 11 Gagal Rilis di Indonesia?

Peredaran game Mortal Kombat 11 di Indonesia dibatalkan karena dianggap mengandung unsur komunis

Hari ini (23 April 2019) seharusnya menjadi sebuah hari yang dinantikan para gamer, khususnya bagi para pecinta franchise Mortal Kombat. Ya, tanggal itu merupakan tanggal rilis salah satu game fighting terkenal besutan NetherRealm Studios tersebut, yaitu Mortal Kombat 11. Sayangnya, ada kabar buruk yang menyatakan perilisan Mortal Kombat 11 dibatalkan di Indonesia.

Hal ini diperkuat dengan status Facebook yang dibuat  oleh Hengky Tanuwidjaja yang tidak lain adalah founder dari Play Inc. (distributor game resmi di Indonesia).


Mengandung Unsur Komunis?

Dari status Facebook di atas, Hengky menyatakan kalau Warner Bros memutuskan peredaran game fisik MK 11 untuk pasar Indonesia. Begitu juga dengan versi digital yang sudah tidak bisa kalian temukan di PlayStation Store (Region 3) atau Steam. Alasannya karena adanya konten sensitif yang tidak bisa di-share di ruang publik.

Read more! Karakter Wanita Mematikan dalam Game

Sensitif yang dimaksud disini bukanlah konten kekerasan, brutal, atau sadis yang bahkan sudah jadi ciri khas tersendiri franchise Mortal Kombat sejak dari seri pertamanya. Melainkan sensitif disini ialah adanya unsur yang dianggap komunis dalam game tersebut.


Unsur komunis yang dimaksud terletak pada kostum 'Kold War' milik Skarlet yang sebenarnya merupakan DLC eksklusif yang hanya rilis di negara Russia saja. Tapi, karena beritanya di-publish kemana-mana, hal tersebut mungkin membuat negara-negara anti komunis (termasuk Indonesia) menjadi berpandangan negatif terhadap game ini.

Kostum Skarlet 'Kold War' dianggap memiliki unsur komunis karena bertemakan Soviet dan memiliki logo palu arit

Seperti yang kalian lihat, kostum milik Skarlet tersebut memang sangat lekat akan tema Soviet yang notabene bernada komunis.

Padahal, sebelumnya Mortal Kombat sudah diiklankan melalui videotron di Taman Anggrek Mall (Jakarta) secara besar-besaran, dimana semua videotron di area tersebut menampilkan potongan trailer dan gameplay MK 11 ini. Hal tersebut sekaligus menandakan bahwa game ini sebenarnya diterima di Indonesia.

Berbeda dengan Jepang dan Australia yang dengan terang-terangan memblokir game ini karena konten kekerasan yang ada di dalamnya.

Bagaimana Nasib Gamer yang Sudah Pre Order?

Buat kamu yang sudah melakukan PO sebelumnya, tidak perlu khawatir. Semua retailer game resmi di Indonesia menjanjikan refund (pengembalian uang) kepada mereka yang sudah PO MK 11. Jadi, sabar saja. Ya, meskipun tetap jengkel pastinya. Ibarat udah pacaran lama tapi tiba-tiba harus putus karena tidak ada restu. Sakit!

Berharap saja ke depannya Warner Bros dapat menyelesaikan masalah ini dan Mortal Kombat 11 bisa dirilis di Indonesia.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel