Mengenal Lebih Jauh Processor di Smartphone

processor adalah

Jaman dulu, handphone atau HP digunakan hanya untuk kebutuhan dasar saja. SMS dan Telepon adalah dua fitur yang selalu ada dalam sebuah handphone. Namun seiring berjalannya waktu dan tumbuhnya teknologi, hape kemudian mulai berevolusi dengan ditambahkan berbagai fitur baru untuk menunjang fungsionalitasnya.

Sekarang ini, hape lebih dikenal dengan sebagai semartphone atau ponsel pintar. Kenapa disebut ponsel pintar? Ya, ini karena ponsel jaman sekarang "mungkin" sudah bisa melakukan apapun. Mulai dari kebutuhan dasar seperti sms, telepon, chating, browsing sampai kebutuhan advance seperti main game, rekam video HD bisa dilakukan oleh smartphone. Mungkin bisa dikatakan komputer dalam genggaman.

Semua hal tersebut bisa dilakukan karena adanya dukungan berbagai hardware dalam smartphone itu sendiri. Salah satunya adalah processor atau CPU (Central Processing Unit) yang merupakan otak dari sebuah ponsel pintar. Dalam artikel ini, saya akan membahas lebih jauh tentang apa itu processor. Simak ya!


Apa itu processor?

Seperti yang sudah saya katakan di atas, processor adalah otak yang berfungsi menjalankan berbagai perintah dan mengeksekusinya. Kecepatan processor diukur dalam satuan GHz (GigaHertz). Semakin tinggi kecepatan yang dimiliki sebuah processor akan semakin lancar pula dalam menjalankan berbagai aplikasi. Namun, processor tidak bisa bekerja sendiri. RAM dan GPU juga berperan penting dalam menjalankan suatu proses.

Apa itu core processor?

Saat membaca spesifikasi sebuah ponsel, biasanya tertera single-core, dual-core, quad-core atau octa-core dalam processor. Lalu core itu apa sih? Core adalah unit processing unit yang membaca intruksi untuk melakukan tindakan tertentu. Intinya apapun yang kamu lakukan akan diproses oleh processor. Semakin banyak core yang dimiliki, semakin cepat juga performanya.

32bit dan 64bit

Saat ini, processor arsitektur 64bit sudah mulai banyak digunakan. Apa sih bedanya 32bit sama 64bit? Perbedaannya sebenarnya tidak terlalu mencolok jika digunakan untuk kebutuhan biasa. Hanya saja arsitektur 64bit jauh lebih baik ketimbang 32bit. Untuk penjelasan, dalam 1bit mengandung 2 nilai komputasi, 1 dan 0. Jadi 32bit bisa menampung 64 nilai koputasi sedangkan 64bit bisa menampung hingga 256 nilai komputasi.

SoC (System on Chip)

system on chip adalah
image: slideplayer.com
Mulanya hape dibuat hanya untuk telepon saja, kemudian berkembang sehingga bisa sms. Makin kesini, hape dituntut untuk bisa menjalankan berbagai fitur seperti mendengarkan musik, kamera, internet, video, game dan lain-lain sampai disebut smartphone seperti sekarang. Untuk melakukan semua kegiatan tersebut dibutuhkan chip processor, chip GPU untuk mengolah gambar, chip audio untuk suara, chip modem untuk menerima sinyal dan lain sebagainya.

Agar lebih efektif dan efisien kemudian terciptalah SoC atau System on Chip. SoC merupakan sebuah sirkuit terpadu yang menggabungkan semua komponen dalam satu chip. Jadi dalam SoC bukanlah sebuah processor saja, melainkan bersisi berbagai chip lain seperti GPU, DSP, ISP, GPS dan chip lainnya yang dibutuhkan dalam sebuah smartphone.

SoC juga berperan penting kenapa smartphone bisa dibuat begitu tipis seperti sekarang. Slot kosong yang harusnya diisi chip lain bisa dipakai untuk baterai dan komponen lainnya. Penggunaan SoC ini juga berimbas pada efisiensi daya yang lebih hemat karena semua komponen terhubung dalam satu wadah yang sama.

Diberdayakan oleh Blogger.